Sunday, February 21, 2016

KETUA IPNU-IPPNU WONOKERTO TERPILIH JANJIKAN ORGANISASI YANG LEBIH BAIK



“PAC IPNU-IPPNU Wonokerto bukan apa-apa dan bukan siapa-siapa jika tanpa adanya ranting-ranting yang ada di desa-desa yang ada di Kecamatan Wonokerto,” ujar Aji.

foto Mumar Aji Mustika dalam sambutan setelah terpilih menjadi ketua PAC IPNU Wonokerto


Pekalongan- Satu periode begitu sangat cepat berlalu, itu yang sedikit dirasakan oleh sebagian besar pengurus IPNU-IPPNU Pimpinan Anak Cabang Wonokerto. Jumat, 19 Februari 2016 menjadi titik balik kepengurusan dari periode 2013-2015 kepada periode selanjutnya.

Pelaksanaan Konferensi Anak Cabang yang sempat tertunda dari jadwal semula di akhir 2015 akhirnya pecah di hari jumat lalu. Ratusan pasang mata menyaksikan pendemisioneran dari rekan Arham dan rekanita Zahrotul Aliyah dan akan di serahkan kepada Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Pekalongan sebelum beralih kepada kepengurusan selanjutnya.

Dalam laporan pertanggung jawabannya, rekan Arham dan rekanita Zahrotul Aliya mengucapkan maaf selama dalam kepegurusannya banyak mengalami kendala dan banyak pula program yang belum terealisali dan mengucapkan terimakasih kepada pihak yang telah membantu selama masa jabatannya.

“Sebagai pemimpin kami merasa gagal, sebab banyak progam yang belum terealisasi karena terbentur dengan kesibukan saya pribadi ataupun anggota yang lainnya, namun kami mengharapkan agar di periode berikutnya tidak terulang kembali hal yang sama,” ungakap rekan Arham.

Selain itu, rekanita Zahrotul Aliya juga menegaskan bahwa semasa memimpin belum bisa menjadi sosok panutan bagi anggotanya, sehingga banyak anggota yang hilang, serta kondisi ekonomi tiap anggota yang menjadikan anggota banyak yang merantau.

“Wonokerto memang sulit jika sudah dihadapkan masalah ekonomi, sehingga banyak anggota yang memilih merantau keluar kota, itu juga kembali lagi kepada saya sebagai pemimpin, yang belum bisa mengayomi dan memotivasi para anggota untuk tetap meneruskan perjuangan organisasi sebagaimana yang telah di amanhkan dalam Konferancab VI yang lalu,” imbuhnya.

Dari hasil sidang Konferancab yang dipimpin oleh Pimpinan Cabang IPNU-IPPNU Kabupaten Pekalongan terpilih dua pemimpin baru yaitu Rekan Mumar Aji Mustika dan rekan Wahidatul Maghfiroh sebagai ketua PAC IPNU- IPPNU Wonokerto Periode 2016-2018.

Selaku ketua terpilih Mumar Aji Mustika (Aji) menegaskan, PAC IPNU-IPPNU Wonokerto ada karena adanya Ranting IPNU-IPPNU di desa-desa. Demikian pula dengan kami yang terpilih menjadi ketua baru, ada tidaknya kami sebagai ketua juga karena adanya ranting, sehingga kami harapkan dalam kepengurusan kami semua ranting harus terlibat untuk ikut membangun dan mengemban amanah mengibarkan benderan IPNU-IPPNU di Wonokerto.

“PAC IPNU-IPPNU besar karena ada ranting-ranting yang menopangnya, itu juga selaras dengan adanya pemimpin, pemimpin tanpa anggota maka kami bukanlah siapa-siapa, begitu pula dengan anggota tanpa adanya pemimpin, pastinya bagai anak ayam kehilangan induk, oleh karena itu mari kita bersama-sama ngurep-ngurep NU, gedekke IPNU-IPPNU di kecamatan Wonokerto,” tandasnya.

No comments:

Post a Comment

JOGO TONGGO (GOTONG ROYONG SAK LAWASE)

Pada kesempatan kali ini kita akan sedikit membahas program Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah dalam menangani Covid-19, yaitu p...