Monday, June 22, 2015

Burung Pleci Makin di Gemari



Burung pleci merupakan burung yang hidup di daerah Asian yang beriklim tropis. Burung pleci atau yang biasa disebut dengan burung kacamata ini juga merupakan salah satu burung yang menjadi kegemaran para pecinta burung. Bentuknya yang bagus dan juga mempunyai nyaring mempunyai daya pikat tersendiri. Burung pleci mempunyai warna bulu kepala keemasan atau kuning, namun ada beberapa jenis burung pleci yang mempunyai bulu kepala berwarna hitam atau coklat. Jenis burung pleci kepala emas ini sangat digemari oleh para pecinta burung baik di dalam negeri maupun luar negeri.


Burung pleci kepala emas mempunyai beragam jenis. Salah satunya adalah burung pleci Jawa. Burung pleci ini mempunyai nama ilmiah Zosterops flavus. Di indonesia sering disebut burung kacamata saja. Burung ini banyak tersebar di beberapa pulau diantaranya pulau Bali, Jawa, Sumatera dan Kalimantan. Bentuk tubuh burung pleci ini panjang sekitar sepuluh cm sedangkan warnanya di dominasi dengan warna kuning. Hampir seluruh warna tubuh burung kacamata ini kuning, dibagian bawah tubuh burung kacamata ini mempunyai warna kuning biasa sedangkan warna bagian atasnya mempunyai warna kuning zaitun.
Burung pleci kepala emas jenis pleci Jawa ini biasa hidup di daerah tropis. Habitat dari burung kacamata ini adalah hutan-hutan tropis dan juga hutan mangrove. Keberadaan hutan tropis yang sudah sangat sedikit ini mengancam habitat asli burung pleci ini. Namun populasi pleci Jawa masih tergolong tidak terancam punah, namun ada beberapa jenis pleci yang sudah hampir mengalami kepunahan. Untuk itu untuk itu untuk melestarikan burung pleci ini perlu dilakukan penangkaran. Sekarang ini sudah banyak orang yang menangkarkan burung pleci ini baik untuk dikembangbiakan ataupun hanya sekedar hobi saja.
Burung pleci Jawa ini termasuk burung yang mudah untuk beradaptasi. Salah satu burung pleci kepala emas ini merupakan burung yang biasa hidup berkelompok. Dalam mencari makan juga berkelompok. Biasanya terdiri dari lebih dari sepuluh anggota. Selain dengan burung yang sejenisnya pleci Jawa juga bisa bergerombol dengan jenis burung lainnya. Dihabitat aslinya burung ini biasa bersosialisasi dengan burung jenis lainnya. Sifatnya yang mudah beradaptasi dengan lingkungan ini membuat burung kacamata ini mudah dalam merawatnya. Suaranya yang nyaring dan merdu juga menjadi salah satu daya pikat tersendiri bagi para Pleci Mania.
Selain pleci Jawa adalagi burung pleci kepala emas lainnya yaitu pleci Sangihe. Burung pleci ini mempunyai nama latin Zosterops nehrkorni. Burung pleci ini merupakan endemik dari pulau Sangihe. Pulau kecil Indonesia yang terletak di Sulawesi ini merupakan habitat asli dari burung pleci jenis ini. bentuk badan dari pleci sangihe seperti burung pleci lainnya, dia mempunyai panjang sekitar 12 cm. Warna bulu bagian bawah badannya adalah hijau kekuning-kuningan, sedangkan untuk bagian atasnya berwarna hijau zaitun dengan warna kepala keemasan, sedangkan warna dahinya hitam. Warna hitam pada dahinya inilah yang membuat pleci sangihe mirip dengan pleci dahi hitam.
Habitat burung pleci sangihe sangatlah sempit hanya 8 km persegi saja. Burung pleci kepala emas ini menjadi salah satu burung yang tergolong hampir punah. Di habitat asalnya saja hanya terdapat sekitar 50 ekor saja. Habitat burung pleci ini adalah hutan wilayah tropis dan sub tropis. Di Sangihe sendiri tidak semua hutan dapat ditemukan burung pleci jenis ini hanya tempat-tempat tertentu saja dapat ditemukan burung pleci Sangihe. Di Sangihe anda dapat menemukan burung pleci ini di sekitar daerah gunung sahengbalira dan gunung Sahendaruman burung ini hanya dapat ditemukan di daerah pegunungan karena memang habitat utama pleci Sangihe ini hanya daerah perbukitan dengan tinggi 700 sampai 1000 meter dari permukaan air laut.

No comments:

Post a Comment

JOGO TONGGO (GOTONG ROYONG SAK LAWASE)

Pada kesempatan kali ini kita akan sedikit membahas program Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Tengah dalam menangani Covid-19, yaitu p...